Ada hari ketika seseorang bercerita bukan karena ia meminta solusi. Ia hanya sedang mencari tempat untuk meletakkan sesuatu yang terasa berat, setidaknya untuk beberapa menit.
Kita sering tergesa-gesa menyodorkan jawaban. Barangkali karena diam membuat kita canggung, atau karena kita sungguh ingin membantu. Namun tidak semua perasaan bisa dirapikan dengan kalimat yang tepat.
Kadang yang dibutuhkan hanya seseorang yang mau mendengarkan tanpa buru-buru mengubah arah cerita. Tidak memotong, tidak membandingkan, tidak menjadikan pengalaman orang lain sebagai kesempatan untuk bercerita tentang diri sendiri.
Tidak semua hal harus diselesaikan saat itu juga. Beberapa hal cukup ditemani sampai orang yang membawanya merasa lebih siap untuk melihatnya kembali.